Skip to main content

Hanya Jualan Mie Ayam, Bapak ini Mampu Jadikan Anaknya Sarjana & Mau Naik Haji Tahun Depan

vemale.com/Anisha Saktian Putri

Siapa yang suka mie ayam? Masyarakat Indonesia tak asing dengan panganan sederhana yang satu ini. Pedagangnya pun tak sulit kita temui, ada banyak sekali mulai dari yang mewah sampai di pinggir jalan. Namun jangan salah, dari semangkuk mie ayam sederhana, ada rezeki luar biasa yang datang. 

Salah satu pedagang yang menjemput rezeki dari berjualan mie ayam adalah pak Nurnaip atau biasa dipanggil pak Nur. Beliau mulai berjualan mie ayam sejak tahun 1989, terhitung sudah 27 tahun. Saat ditemui oleh kru Vemale.com, pak Nur dengan senang hati menceritakan pengalaman berjualan mie ayam.

Saya Tidak Takut Rugi Walau Harga Mie Ayam Saya Cuma Rp 6.000

Setelah lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP), pak Nur tidak meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Meski dari segi pendidikan bisa dikatakan kurang, beliau tidak terpuruk dengan masalah tersebut. Pak Nur tidak diam saja menunggu rezeki datang untuk memenuhi kebutuhan hidup, dia memutuskan untuk berjualan mie ayam sederhana.

"Jualan mie ayam dari bujangan (belum menikah). Saya cuma lulus SMP tapi saya ingin sukses, jadi secara tekun saya jualan mie ayam," ujar pak Nur dengan senyum sumringah.

Dari yang Vemale lihat, mie ayam buatan pak Nur bisa dibilang murah meriah. Kamu cukup membayar 6.000 rupiah untuk menikmati mie ayam sederhana yang diberi nama Mie Ayam Comal. Dengan harga yang murah tersebut, pria berusia 49 tahun ini tidak pernah merugi, justru mie ayamnya laku keras.

"Dulu, pertama kali jualan harganya hanya 300 perak. Saya nggak takut rugi. Malah karena harganya murah hasil jadi banyak. Kalau mahal hanya laku 80 porsi, tapi dengan harga 6.000 sehari bisa habis 200 porsi," tambah pak Nur.

"Mienya saja yang beli, kalau sayur dan ayam bikin sendiri. Gerobaknya sewa perhari 2.500 rupiah. Saya juga lebih memilih berkeliling dibanding memiliki kedai. Karena jika berkeliling, saya nyamperin pembeli," ujar pak Nur.

Beliau menjual mie ayam menggunakan gerobak motor. Biasanya pak Nur berkeliling kampung mulai dari jam 10 pagi hingga mie ayamnya habis terjual.

Alhamdulillah, Saya Bisa Punya Rumah, Anak Sarjana, Tahun Depan Naik Haji

vemale.com/Anisha Saktian Putri

Selama 27 tahun berjualan mie ayam, tak pernah sekali pun pak Nur berpindah profesi. Ia dengan tekun menggeluti usaha berjualan mie ayam hingga berhasil memiliki rumah, satu mobil, tiga motor, menyekolahkan anaknya hingga sarjana, bahkan di tahun 2018 pak Nur akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Luar biasa.. dari menjual mie ayam sederhana, gerobak sederhana, pak Nur berhasil menjemput rezeki dengan cara halal.

"Alhamdulilah, dengan semangat, saya bisa mencukupi kebutuhan hidup saya, bahkan lebih dari kata cukup. Semakin hari dagangan semakin meningkat nggak pernah turun. Itu semua karena kerja keras dan ketekunan," ujar pak Nur.

Dengan berjualan keliling, pak Nur beberapa kali menemukan kendala misalnya saja saat hujan. Namun itu tak menghalangi keinginan untuk mencari rezeki, meski gerobak dan tubuhnya basah, pak Nur tetap menerjang hujan. Bukankah saat hujan, orang-orang justru merindukan makan semangkuk mie ayam hangat? Hal itulah yang membuat pak Nur tetap semangat. Mau hujan, panas, atau kendala apapun, dia tetap bersemangat menjemput rezekinya.

Dengan kondisi ekonomi yang lebih baik saat ini, pak Nur bersyukur dan memiliki harapan untuk membangun sebuah kontrakan. Senyum sumringah pak Nur selama ngobrol dengan kru Vemale menunjukkan bahwa beliau bahagia dengan apa yang dia kerjakan. Kita doakan saja semoga impian pak Nur terwujud dan tahun depan bisa menjadi haji mabrur.

Lihat kan, kita tidak harus membangun restoran megah untuk memiliki kehidupan yang baik. Bahkan dengan gerobak sederhana dan mie ayam sederhana, ada rezeki yang banyak di sana. Asalkan tidak berpangku tangan, semua orang bisa sukses, sebab rezeki sudah disiapkan oleh Tuhan. Tinggal kamunya, mau menjemput rezeki itu atau tidak? Semoga kisah ini menginspirasi kita semua.

Vemale

Comments

Popular posts from this blog

Politisasi Agama Berakhir! Prabowo Hanya Islam KTP, Akhirnya Terungkap!

Sejatinya, dalam sebuah kontestasi pemilihan kepala daerah atau presiden, haruslah mengedepankan adu gagasan, adu prestasi, atau adu rekam jejak. Sehingga rakyat, yang pada akhirnya menjadi penentu siapa sosok yang paling tepat untuk memimpin mereka, disajikan menu kampanye yang benar-benar berkualitas. Dengan demikian, rakyat akan memilih calon pemimpinnya secara objektif. Rakyat tidak lagi memilih hanya berdasarkan kedekatan suku, agama, ras, golongan, atau kedekatan identitas lainnya. Namun, rakyat akan memilih berdasarkan berbagai program dan gagasan yang mereka tawarkan. Rakyat akan memilih berdasarkan track record calon pemimpinnya. Namun, melihat kenyataan yang ada saat ini, sepertinya masih butuh yang waktu yang tidak singkat bagi bangsa ini untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam beberapa pemilihan kepala daerah belakangan ini, rakyat masih cenderung memilih calon pemimpinnya berdasarkan kedekatan identitas, di samping satu alasan klasik lainnya: politik uang. Sebutlah apa yan...

Ternyata 5 Artis Cewek ini Punya Perut Six Pack loh, Kamu Pasti iri

Punya parut six pack memang menjadi dambaan banyak cowok. Lihat deh, badan bagus plus six pack menjadi daya tarik bagi para artis itu sendiri. Kalau pas shirtless, pasti bikin para cewek-cewek meleleh deh. Tapi selain para artis ganteng, ternyata ada juga artis cantik yang juga punya tubuh six pack lho! Duh ada 'roti sobek'nya tuh. Siapa saja mereka? Berikut lima artis cantik Indonesia yang punya perut six pack seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (20/12). 1. Agnez Mo Bisa dibilang kalau Agnez Mo adalah artis perempuan Indonesia pertama yang memerkan perut six pack. Dulu banyak juga yang nyinyir dengan tubuhnya yang berotot seperti cowok. Tapi sekarang nggak cuma Agnez, banyak artis cantik yang konsisten bergaya hidup sehat hingga berperut six pack sebagai bonusnya. 2. Andien Andien memang sejak dulu dikenal sebagai salah satu artis yang gemar berolahraga. Mulai dari fitness, freelatic, pilates, dan olahraga lainnya. Ia menyebut jika perut six pack yang dim...

Kubu Prabowo Sebut Capres-Cawapres Dites Baca Al Quran itu Tak Perlu

Juru debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sodik Mudjahid, menilai tak perlu ada ujian membaca Al Quran bagi pasangan calon presiden-wakil presiden. Dia mengatakan yang lebih penting ialah pemahaman para calon pemimpin itu terhadap Al Quran, serta kitab-kitab suci lain. "Kemampuan membaca Al Quran bukan syarat, tapi sebagai advantage saja, sehingga tes baca tulis tidak perlu dilakukan," kata Sodik melalui keterangan tertulis, Ahad, 30 Desember 2018. Menurut Sodik, pemahaman para capres-cawapres terhadap Al Quran akan terlihat dari debat, pidato, dan ujaran dalam mengemukakan pendapat dan pikiran-pikiran mereka. Dia pun mengimbau para pemilih untuk mencermati buah pikiran para capres yang dikemukakan itu. Sebelumnya, Dewan Ikatan Dai Aceh mengusulkan adanya tes baca Al Quran bagi pasangan calon presiden-wakil presiden. Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak mengatakan ujian itu bertujuan mengakhiri polemik keislaman yang me...