Skip to main content

Sangat Ajaib, Tanpa Operasi Penderita Kanker Prostat Sembuh Total Berkat Terapi Ini


Seorang pria dengan kanker prostat tingkat lanjut diyakini telah sembuh total setelah dokter "mengejutkan" tumor hingga mati dengan membanjirinya dengan testoteron dalam jumlah besar.

Menurut The Telegraph, Sabtu 3 Desember 2016, hasil terapi itu digambarkan sebagai sesuatu yang "tak terduga" dan "menarik" karena sebagian besar terapi kanker prostat justru bekerja untuk mengurangi  testosteron. Alasannya,  karena kanker prostat selama ini menggunakan testosteron sebagai bahan bakar untuk terus berkembang.

Penderita kanker prostat yang sudah sakit parah lainnya menunjukkan dalam percobaan ini respon yang mengejutkan para ilmuwan, setelah terapi ini berhasil menyusutkan tumor dan penyakit kanker prostat mereka berhasil dihentikan.

Tingkat  Prostate Specific Antigen (PSA), sebuah tes darah yang digunakan memantau kanker prostat, juga terlihat turun dari mayoritas 47 peserta terapi pengobatan ini.

Salah satu peserta malah tingkat PSA-nya turun menjadi nol setelah tiga bulan dan menunjukkan tidak ada jejak tersisa setelah dia menjalani 22 kali siklus pengobatan.

Profesor Sam Denmeade, dari Jhon Hopkins University School of Medicine di Baltimore, Amerika Serikat, yang menjadi pemimpin penelitian ini mengatakan: "Tujuan kami untuk mengejutkan sel-sel kanker dengan mengeskpos mereka secara cepat...  Hasilnya sungguh tak terduga dan menarik."

"Kami masih dalam tahap awal untuk mencari tahu bagaimana ini bekerja dan bagaimana memasukkannya ke dalam paradigma pengobatan untuk kanker prostat," ujarnya lagi.

"Saya pikir kita mungkin menyembuhkan satu pria yang PSA-nya turun ke angka nol setelah tiga bulan setelah menjalani 22 siklus. Seluruh penyakitnya kini sudah menghilang," katanya lagi.

Pengobatan ini cukup revolusioner karena testosteron umumnya diasumsikan sebagai bahan bakar kanker prostat. Selama beberapa dekade pengobatan untuk kanker stadium lanjut adalah memotong pasokan testosteron untuk memblokir efek buruknya.

Maka, meningkatkan jumlah testosteron kepada pria penderita kanker prostat umumnya dianggap mirip menuangkan bensin ke api.

Namun percobaan laboratrium ini telah mengisyaratkan dengan meledakkan tumor dengan hormon testoteron tingkat tinggi dapat menekan atau bahkan membunuh sel-sel kanker prostat.

Orang-orang itu menerima suntikan testosteron dosis tinggi sekali setiap 28 hari. Pada saat yang sama, mereka diberi obat untuk menghentikan produksi testosteron alami yang dihasilkan oleh testis.

Ternyata, dengan membanjiri testosteron tingkat tinggi, hasil pengujian membuktikan hal itu efektif membunuh sel-sel kanker prostat.

Menurut Prof Denmeade, masih belum jelas bagaimana perawatan itu bekerja. Tapi dosis besar testosteron tampaknya menyebabkan sel-sel kanker porstat lumpuh dan tak mampu membelah diri lagi.

Sumber: sooperboy.com

Comments

Popular posts from this blog

Politisasi Agama Berakhir! Prabowo Hanya Islam KTP, Akhirnya Terungkap!

Sejatinya, dalam sebuah kontestasi pemilihan kepala daerah atau presiden, haruslah mengedepankan adu gagasan, adu prestasi, atau adu rekam jejak. Sehingga rakyat, yang pada akhirnya menjadi penentu siapa sosok yang paling tepat untuk memimpin mereka, disajikan menu kampanye yang benar-benar berkualitas. Dengan demikian, rakyat akan memilih calon pemimpinnya secara objektif. Rakyat tidak lagi memilih hanya berdasarkan kedekatan suku, agama, ras, golongan, atau kedekatan identitas lainnya. Namun, rakyat akan memilih berdasarkan berbagai program dan gagasan yang mereka tawarkan. Rakyat akan memilih berdasarkan track record calon pemimpinnya. Namun, melihat kenyataan yang ada saat ini, sepertinya masih butuh yang waktu yang tidak singkat bagi bangsa ini untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam beberapa pemilihan kepala daerah belakangan ini, rakyat masih cenderung memilih calon pemimpinnya berdasarkan kedekatan identitas, di samping satu alasan klasik lainnya: politik uang. Sebutlah apa yan...

Ternyata 5 Artis Cewek ini Punya Perut Six Pack loh, Kamu Pasti iri

Punya parut six pack memang menjadi dambaan banyak cowok. Lihat deh, badan bagus plus six pack menjadi daya tarik bagi para artis itu sendiri. Kalau pas shirtless, pasti bikin para cewek-cewek meleleh deh. Tapi selain para artis ganteng, ternyata ada juga artis cantik yang juga punya tubuh six pack lho! Duh ada 'roti sobek'nya tuh. Siapa saja mereka? Berikut lima artis cantik Indonesia yang punya perut six pack seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (20/12). 1. Agnez Mo Bisa dibilang kalau Agnez Mo adalah artis perempuan Indonesia pertama yang memerkan perut six pack. Dulu banyak juga yang nyinyir dengan tubuhnya yang berotot seperti cowok. Tapi sekarang nggak cuma Agnez, banyak artis cantik yang konsisten bergaya hidup sehat hingga berperut six pack sebagai bonusnya. 2. Andien Andien memang sejak dulu dikenal sebagai salah satu artis yang gemar berolahraga. Mulai dari fitness, freelatic, pilates, dan olahraga lainnya. Ia menyebut jika perut six pack yang dim...

Kubu Prabowo Sebut Capres-Cawapres Dites Baca Al Quran itu Tak Perlu

Juru debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sodik Mudjahid, menilai tak perlu ada ujian membaca Al Quran bagi pasangan calon presiden-wakil presiden. Dia mengatakan yang lebih penting ialah pemahaman para calon pemimpin itu terhadap Al Quran, serta kitab-kitab suci lain. "Kemampuan membaca Al Quran bukan syarat, tapi sebagai advantage saja, sehingga tes baca tulis tidak perlu dilakukan," kata Sodik melalui keterangan tertulis, Ahad, 30 Desember 2018. Menurut Sodik, pemahaman para capres-cawapres terhadap Al Quran akan terlihat dari debat, pidato, dan ujaran dalam mengemukakan pendapat dan pikiran-pikiran mereka. Dia pun mengimbau para pemilih untuk mencermati buah pikiran para capres yang dikemukakan itu. Sebelumnya, Dewan Ikatan Dai Aceh mengusulkan adanya tes baca Al Quran bagi pasangan calon presiden-wakil presiden. Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak mengatakan ujian itu bertujuan mengakhiri polemik keislaman yang me...